Menengok Niat Baik Pengaturan Volume Speaker Mesjid

- Editorial Team

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM-Niat memang menjadi penentu substansi segala sesuatu, baik ucapan maupun perbuatan. Untuk mengetahui niat seseorang, tentu harus ditanyakan kepada Mpunya ucapan dan perbuatan. Kita tidak bisa hanya menilai dari ucapan dan tindakan luaran. Ini yang ingin saya pakai untuk konteks viral wawancara Menteri Agama tentang lantunan azan.

Dari konteks awal semenjak turunnya edaran terkait pengaturan suara speaker/toa di mesjid, saya sudah menangkap pesan bahwa semangat edaran itu sama sekali bukan melarang melantunkan azan, apalagi mendiskreditkannya, tetapi mengatur pemakaian alat pengeras suara itu. Niatnya tentu dalam konteks toleransi dan menghargai komunitas beragama yang beragam. Niat ini bagus, karena memang dalam konteks keberagamaan dalam keragaman, toleransi itu harus dijunjung tinggi.

Nah, karena niatnya sudah didapat, maka kita harus fokos kepada niat itu. Tidak usah melebar ke sana-sini. Jadi, terkait dengan wawancara Menteri Agama yang virat tersebut, kita sejatinya fokus kepada niat tersebut. Saya yakin seyakin-yakinnya Menteri Agama tidak ada naiatan membandingkan suara lantunan azan dengan suara gonggongan anjing. Atau—sekali lagi—tidak ada niatan untuk mendeskreditkan azan. Sebab, dari awal saya sudah menangkap bahwa niatnya adalah niat semangat moderasi beragama tersebut. Niat mengedepankan saling menghormati antarpemeluk agama.

Buktinya, di wawancara yang sama, toh Menteri Agama memperbolehkan penggunaan toa/speaker secara rapih, termasuk untuk azan.

Prof.Dr.Rosihon Anwar, M.Ag, Guru Besar dan Wakil Rektor I UIN SGD Bandung

Pos Terkait

Tingkatkan Kemandirian, Kemenag Siapkan Community Economy Hub di Pesantren
Dari Sunan Gunung Jati Terlahir Ulama dan Sultan Banten
Begini Kisah Keramik, Bukti Cinta Putri Tiongkok ke Sunan Gunung Jati
Resensi Buku Struktur Filosofis Artefak Sunda
Bupati Imron : TP PKK Kecamatan Jadi Garda Terdepan Wujudkan Keluarga Berkualitas
Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga, 5 Tempat Wisata yang Menarik di Kota Cirebon
Bulan Rajab, Peziarah Banyak yang Berdoa di Makam Sunan Gunung Djati Cirebon
5 Obat Mujarab Buat Alumni yang Rindu “Ngampus”

Pos Terkait

Kamis, 15 Februari 2024 - 19:57 WIB

Tingkatkan Kemandirian, Kemenag Siapkan Community Economy Hub di Pesantren

Rabu, 7 Februari 2024 - 16:53 WIB

Dari Sunan Gunung Jati Terlahir Ulama dan Sultan Banten

Minggu, 4 Februari 2024 - 12:25 WIB

Begini Kisah Keramik, Bukti Cinta Putri Tiongkok ke Sunan Gunung Jati

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:04 WIB

Resensi Buku Struktur Filosofis Artefak Sunda

Selasa, 23 Januari 2024 - 22:36 WIB

Bupati Imron : TP PKK Kecamatan Jadi Garda Terdepan Wujudkan Keluarga Berkualitas

Minggu, 21 Januari 2024 - 12:04 WIB

Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga, 5 Tempat Wisata yang Menarik di Kota Cirebon

Kamis, 18 Januari 2024 - 13:23 WIB

Bulan Rajab, Peziarah Banyak yang Berdoa di Makam Sunan Gunung Djati Cirebon

Minggu, 14 Januari 2024 - 20:55 WIB

5 Obat Mujarab Buat Alumni yang Rindu “Ngampus”

Pos Terbaru

Reliji

Ingat! Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar 10 Maret 2024

Senin, 19 Feb 2024 - 23:42 WIB

Hikmah

Isra Mikraj, Komitmen Keimanan dan Kesalehan Sosial

Minggu, 11 Feb 2024 - 10:02 WIB