Rapat Kerja FTK 2022, Digital Learning Jadi Bahasan Siapkan SDM Unggul dan Kompetitif

SUNANGUNUNGDJATI.COM – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2022 bertajuk “Digital Learning untuk Menyiapkan SDM Unggul dan Kompetitif” yang berlangsung di Laut Biru Pangandaran, Rabu-Jumat (19-21/01/2021).

Raker yang dibuka oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., CSEE., ini diikuti dosen dan tenaga kependidikan. Dalam sambutannya, Rektor mengajak seluruh civitas akademika agar terus bekerja sungguh-sungguh sesuai kapasitas dan potensi masing-masing. Mengingat pentingnya tim work yang kuat, network yang luas dan inovasi yang tinggi dalam rangka menyiapkan SDM yang unggul dan kompetitif.

“Sebagai ikhtiar bersama dalam rangka meningkatkan marwah kampus. Ketiga prinsip tersebut harus dilakukan dengan bekerja sama dan sama-sama bekerja sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Jangan terlalu banyak mengevaluasi pekerjaan orang lain, tapi tugas dan fungsi sendirinya tidak dilakukan. Sibukanlah diri kita dengan melakukan perbuatan baik sesuai aturan, agar nyaman, aman, sehingga selamat dunia akhirat,” tegasnya.

Dalam pemaparan program kerja Dekan FTK Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed., menyampaikan tentang pentingnya para dosen di lingkungan FTK untuk bisa meneguhkan kembali semangat mendidik dengan ilmu dan hati dalam mengajar kepada para mahasiswa.

Mengingat penguatan pendidikan karakter di dalam pembelajaran menjadi pondasi dan kunci penting untuk membangun peradaban bangsa. Karakter yang harus diperkuat dalam penerapan pendidikan di Indonesia yakni nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas.

Dalam suasana pandemi Covid-19 ini, “mendidik dengan hati dan sesuai dengan ilmu sangat dibutuhkan. Artinya proses pembelajaran tidak hanya sebatas transfer ilmu, tapi attitude, etika, moral yang bersumber dari kelembutan hati harus dilakukan dalam rangka memberikan keteladanan bagi anak didik,” tegasnya.

Baca Juga Webinar Nasional Studi Agama : Kebangkitan Konservatisme Islam dan Pandemi Covid-19
Ini semua dilakukan agar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) semakin Mantaps (melayani amanah tetap sinergi), Pasti (profesional, akuntabel, sinergi, transparan, integritas), Kiat (kerja, inovatif, aman, terukur).

Caranya dengan melakukan peningkatan pelayanan prima yang menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), terutama dalam bidang: akreditasi program studi, kualifikasi dosen dan lulusan, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, kepuasaan mahasiswa.

Ini bisa kita lihat dari sasaran program dan indikator kinerja: Pertama, meningkatnya pemerataan aspek pendidikan. Kedua, meningkatnya kualitas layanan pendidikan. Ketiga, meningkatnya kualitas sarana prasarana. Keempat, meningkatnya kualitas dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Kelima, meningkatnya kualitas hasil penelitian. Keenam, meningkatnya relevansi dan daya saing.

Untuk program strategis satu tahun ke depan (2022) tentang peningkatan mutu dosen dan mahasiswa, serta peningkatan pelayanan tridharma perguruan tinggi, disampaikan oleh Wakil Dekan I, Dr. H. Dindin Jamaluddin, M.Ag. Wakil Dekan II Dr. Hariman Surya Siregar, M.Ag dan Wakil Dekan III Drs. H. Mumu Abdurrahman, M.Pd.

Dr. Dindin menegaskan pemanfaatan teknologi digital adalah sebuah keniscayaan di era industri 4.0. Upaya menjawab tantangan ini teknologi digital diimplementasikan pada setiap aspek yang mendukung proses pembelajaran berbasis.

Oleh karena itu, dalam kondisi pandemi covid-19 ini, “pembahasan pembelajaran digital diharapkan dapat dijadikan sebagai ikhtiar bersama untuk membangun gagasan kreatif, inovatif dikalangan dosen dan tenaga kependidikan. Mudah-mudahan prinsip Mantaps, Pasti dan Kiat menjadi penciri dan semakin mengokohkan keunggulan FTK,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button