Publikasi Mahasiswa: Terbit Artikel di Jurnal Ilmiah

- Editorial Team

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM – Mahasiswa adalah aset pendidikan tinggi. Tak terkecuali dalam publikasi ilmiah. Mahasiswa harus dibantu kesulitan menulis artikel. Mereka harus didampingi submit (pengiriman) artikel ke jurnal ilmiah.

Penilaian ranking pendidikan tinggi selalu diukur secara lebih besar dari publikasi ilmiah. Seluruh lembaga pemeringkatan tingkat nasional dan internasional mengukur produktifitas pendidikan tinggi di bidang publikasi ilmiah. Langkah tepat bila fakultas dan jurusan melakukan akselerasi publikasi ilmiah.

Jika fakultas memiliki 5000 mahasiswa dan tiap mahasiswa melakukan publikasi artikel di jurnal ilmiah tiap semester, maka akan terhimpun 40 ribu publikasi ilmiah selama 8 (delapan) semester. Ini sungguh jumlah yang pantastik.

Tegaslah, mahasiswa adalah aset pendidikan tinggi dalam publikasi ilmiah. Pertanyaannya, bagaimana publikasi ilmiah melalui mahasiswa dapat diwujudkan. Salah satu strateginya, fakultas dan jurusan harus memberikan apresisi dan penghargaan yang besar bagi mahasiswa yang berhasil tembus artikel di jurnal ilmiah.

Fakultas dan jurusan harus menciptakan ekosistem yang kondusif bagi peminatan mahasiswa dalam menulis artikel. Fakultas harus membuka ruang, memfasilitasi, memberikan bantuan, dan mengerahkan segala tenaga bagi dukungan peningkatan keterampilan mahasiswa dalam penulisan artikel jurnal ilmiah.

Selain itu, harus disiapkan panduan praktis penulisan artikel dan sekaligus pendampingan mahasiswa secara serius dalam menyiapkan naskah bagi kelayakan penerbitan di jurnal ilmiah. Termasuk memastikan naskah artikel mereka terbit di jurnal ilmiah.

Menulis artikel ilmiah adalah latihan berpikir kritis. Dimana hal ini menjadi tanggungjawab pendidikan tinggi untuk menumbuhkannya di lingkungan mahasiswa. Juga latihan mencari celah penelitian termasuk menentukan topik dan tema penelitian. Selebihnya, latihan mengkritisi penelitian terdahulu, latihan menyusun kerangka berpikir, dan latihan menerapkan metode dan analisis secara tepat.

Jika mahasiswa berhasil tembus artikel di jurnal ilmiah, maka hal itu prestasi, dedikasi, dan jati diri. Ketika lulus menjadi sarjana, maka bukti publikasi ilmiah bisa dimanfaatkan untuk melamar kerja. Sektor dunia kerja apapun pasti membutuhkan sumber daya penulisan artikel ilmiah.

Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pos Terkait

6 Etika Silaturrahim
Mudik ke Cianjur
Dari Bandung untuk Dunia
Saatnya Kenali Serba-serbi Publikasi Ilmiah Mahasiswa
RAMADAN DI TATAR SUNDA (8) : Peringatan Turun Wahyu
RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Tarawih dan Tadarus
Suatu Hari Bersama Sekelompok Sufi
RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Pakansi Puasa

Pos Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 07:30 WIB

6 Etika Silaturrahim

Selasa, 9 April 2024 - 13:25 WIB

Mudik ke Cianjur

Senin, 8 April 2024 - 23:04 WIB

Dari Bandung untuk Dunia

Minggu, 7 April 2024 - 13:19 WIB

Saatnya Kenali Serba-serbi Publikasi Ilmiah Mahasiswa

Sabtu, 30 Maret 2024 - 07:30 WIB

RAMADAN DI TATAR SUNDA (8) : Peringatan Turun Wahyu

Senin, 25 Maret 2024 - 09:48 WIB

RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Tarawih dan Tadarus

Minggu, 24 Maret 2024 - 09:34 WIB

Suatu Hari Bersama Sekelompok Sufi

Kamis, 21 Maret 2024 - 12:05 WIB

RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Pakansi Puasa

Pos Terbaru

Reliji

5 Nilai Orang Bertakwa Pasca Idul Fitri

Jumat, 19 Apr 2024 - 09:45 WIB

Nulis

6 Etika Silaturrahim

Kamis, 18 Apr 2024 - 07:30 WIB