Yuk Mahasiswa Merapat! Inilah Peluang Proyek Penulisan Akademik Kontinum

- Editorial Team

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahyudin Darmalaksana, Founder Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Motivator Sentra Publikasi Indonesia 

 

SUNANGUNUNGDJATI.COM — Publikasi ilmiah penulisan akademik yang berkualitas bukan pelaksanaan yang instan. Ia membutuhkan proses sedemikian rupa, seperti pelaksanaan riset, penulisan hasil riset sesuai standar, submission, dan penyempurnaan sesuai masukan tinjauan ahli. Melalui kerangka kerja itu, penulisan akademik memiliki peluang tinggi memenuhi kelayakan bagi penerbitan di jurnal ilmiah peringkat tertentu.

Publikasi ilmiah penulisan akademik (academic writing) yang berkualitas membutuhkan kontinum kegiatan. Dalam arti butuh rangkaian kegiatan tanpa dibatasi semester ketika penulisan akademik diterapkan bagi mahasiswa. Sejak penulisan artikel sampai penerbitan di jurnal ilmiah lazimnya memerlukan tiga semester. Tegaslah kegiatan kontinum tanpa dibatasi semester menjadi prasyarat ideal bagi upaya publikasi artikel ilmiah mahasiswa yang berkualitas.

Kontinum kegiatan penulisan akademik sampai publikasi ilmiah dengan berbagai tantangannya dapat terpecahkan melalui kolaborasi. Karenanya, kontinum kegiatan tersebut tidak lain merupakan implementasi PBL (Project Based Learning), yaitu pembelajaran yang memberi penekanan kuat pada pemecahan masalah melalui usaha kolaboratif.

Kegiatan ini bernama Continuum Academic Writing Project. Dalam bahasa Indonesia disebut Proyek Penulisan Akademik Kontinum (PPAK). Ini diperuntukan bagi mahasiswa selama tiga semester dalam bentuk kontinum kegiatan yang menekankan kolaborasi. Target capaiannya ialah publikasi artikel ilmiah mahasiswa yang berkualitas, yakni tembus di jurnal terkareditasi Nasional index Sinta 2.

Bagi mahasiswa, ikutlah PPAK. Kegiatan ini dilakukan melalui test dalam rangka melihat komitmen kebutuhan untuk berhasil. Tingkatkan kompetensi pengetahuan dan skills kepenulisan akademik di situ. Lakukan melalui tindakan-tindakan kolaboratif untuk memastikan pencapaian publikasi ilmiah yang berkualitas. Itulah prestasi dan kebanggaan!

Pos Terkait

Grand Syekh Al-Azhar, Jejak Persahabatan dan Bangsa
Nikmat Ibadah Haji
Judi Online Picu Lonjakan Kasus Cerai, Ini Upaya Kemenag?
Kurban yang Diterima
Salam Lintas Agama dan Harmoni Keberagaman
Ayo Mencicipi Lezatnya Docang, Makanan Khas Para Wali di Cirebon
Cinyasag Tempo Dulu: Belajar Semangat Kebangkitan Nasional dari Monumen Panji Siliwangi
Inilah Ranking dan Positioning PTKIN

Pos Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:07 WIB

Grand Syekh Al-Azhar, Jejak Persahabatan dan Bangsa

Rabu, 3 Juli 2024 - 20:54 WIB

Nikmat Ibadah Haji

Minggu, 30 Juni 2024 - 07:42 WIB

Judi Online Picu Lonjakan Kasus Cerai, Ini Upaya Kemenag?

Senin, 17 Juni 2024 - 07:43 WIB

Kurban yang Diterima

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:48 WIB

Salam Lintas Agama dan Harmoni Keberagaman

Sabtu, 8 Juni 2024 - 07:13 WIB

Ayo Mencicipi Lezatnya Docang, Makanan Khas Para Wali di Cirebon

Selasa, 21 Mei 2024 - 08:53 WIB

Cinyasag Tempo Dulu: Belajar Semangat Kebangkitan Nasional dari Monumen Panji Siliwangi

Senin, 20 Mei 2024 - 14:37 WIB

Inilah Ranking dan Positioning PTKIN

Pos Terbaru

KomDak

Hari Anak Nasional, Kemenag Rilis TelePontren

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:17 WIB

Reliji

Moderasi Beragama Jadi Wacana Intelektual Kampus

Senin, 22 Jul 2024 - 12:09 WIB