Ayo Ikutan Pendaftaran Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Dibuka Hingga 8 Maret 2024

- Editorial Team

Sabtu, 24 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM — Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam kembali membuka pendaftaran peserta Program Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Tahun Anggaran 2024. Pembukaan pendaftaran bantuan ini dirilis secara simbolis hari ini, di sela Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Program Kemandirian Pesantren yang berlangsung di Jakarta.

Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Gofur mengatakan, sasaran Program Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren tahun 2024 ini adalah pesantren yang belum pernah mendapatkan bantuan serupa. Selain bantuan, pesantren penerima juga akan mendapatkan pendampingan.

“Sebagaimana yang sudah direncanakan, alhamdulillah lewat sistem aplikasi PUSAKA dan SIMBA, pendaftaran bantuan sudah bisa dimulai hari ini,” kata Waryono yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Program Kemandirian Pesantren dalam keterangannya, Sabtu (24/2/2023).

Pengajuan Program Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren dibuka dari 23 Februari 2024 sampai 8 Maret 2024. Pondok Pesantren bisa mendaftar sebagai pengusul dengan mengunggah dokumen proposal melalui aplikasi Superapss PUSAKA (didownload melalui appstore atau playstore atau laman https://pusaka.kemenag.go.id/ atau) dan/atau website aplikasi bantuan SIMBA Pdpontren pada https://simba.kemenag.go.id/. Pengajuan bantuan disampaikan dalam bentuk berkas digital (soft copy).

“Pesantren yang berminat diharapkan bisa mempersiapkan dan mengajukan proposal sesuai Petunjuk Teknis Bantuan yang dapat diunduh pada laman https://simba.kemenag.go.id/,” jelas Waryono.

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menambahkan, untuk mengajukan proposal bantuan Inkubasi Bisnis, pesantren harus mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan, terutama profil bisnis yang sedang atau akan dijalankan.

“Profil pesantren dan profil bisnis yang ditawarkan nantinya akan menjadi variabel penting dalam penentuan lolos atau tidaknya pengajuan bantuan,” tutur Basnang Said.

Dikatakan Basnang Said, selain meluncurkan pembukaan bantuan, Rakor digelar untuk mematangkan skema pendidikan dan pelatihan yang harus diikuti calon penerima manfaat bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren. Sehingga, output program bantuan ini dapat tercapai secara maksimal.

Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren merupakan implementasi dari program Kemandirian Pesantren yang digulirkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sejak 2021. Program ini telah terdesain dalam sebuah konsep besar yang dinamakan Peta Jalan Kemandirian Pesantren.

Pada 2024, program ini mengusung semangat “Tahun Kemandirian Pesantren Berkelanjutan”. Targetnya, terwujud replikasi model kemandirian pada ribuan pesantren yang menjalankan unit usaha secara mandiri serta terbangunnya jejaring bisnis, baik antar pesantren maupun dengan pihak lain.

Basnang mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pemberi bantuan, seperti minta uang muka, permintaan transfer, dan lainnya. Informasi terkait pelaksanaan penyaluran bantuan pondok pesantren ini dapat diakses melalui media sosial Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

Pos Terkait

Keren! Sineas Muda Indonesia Bersaing di Festival Film Moderasi Beragama, Ini Daftar Juaranya
Hari Anak Nasional, Kemenag Rilis TelePontren
Inilah 3 Makna Halal Bihalal
Yuk Kenali Sejarah Hidup Sunan Gunung Jati: Ulama Wali Songo dan Sultan Cirebon
Panen Berkah di Mekah dan Madinah
Inilah Jejak Putera Sunan Gunung Jati yang Dirikan Masjid Agung Banten
Beginilah Sepenggal Kisah Keseganan Gus Dur Memasuki Makam Sunan Gunung Jati
Inilah Kesultanan yang Berhasil Didirikan oleh Sunan Gunung Jati

Pos Terkait

Jumat, 30 Agustus 2024 - 07:30 WIB

Keren! Sineas Muda Indonesia Bersaing di Festival Film Moderasi Beragama, Ini Daftar Juaranya

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:17 WIB

Hari Anak Nasional, Kemenag Rilis TelePontren

Minggu, 14 April 2024 - 14:33 WIB

Inilah 3 Makna Halal Bihalal

Kamis, 4 April 2024 - 14:49 WIB

Yuk Kenali Sejarah Hidup Sunan Gunung Jati: Ulama Wali Songo dan Sultan Cirebon

Sabtu, 23 Maret 2024 - 09:32 WIB

Panen Berkah di Mekah dan Madinah

Pos Terbaru