Menu

Mode Gelap

Nulis · 27 Des 2022 ·

Hindari 9 Kesalahan Kecil dalam Menulis Skripsi Biar Cepat Lulus


 Hindari 9 Kesalahan Kecil dalam Menulis Skripsi Biar Cepat Lulus Perbesar

Wahyudin Darmalaksana, Founder Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

SUNANGUNUNGDJATI.COM-Penulisan skripsi pada dasarnya latihan ketelitian. Maksudnya, menulis skripsi memang menuntut ketelitian mulai dari hal-hal kecil.

Hindari mulai dari kesalahan-kesalahan kecil dalam penulisan skripsi. Karena hal ini biasanya cukup mengganggu substansi isi skripsi. Sebaliknya, perhatian terhadap hal-hal kecil yang dianggap sepele, ternyata otomatis memberikan dampak terhadap pengerjaan substansi isi skripsi secara lebih teliti.

Substansi isi menempati skor yang paling besar dalam penilaian skripsi. Hanya saja nilai besar substansi isi tidak pernah diperoleh ketika penulisan skripsi masih menyisakan kesalahan-kesalahan kecil.

Oleh karena itu, hindari kesalahan-kesalahan kecil dalam penulisan skripsi meskipun ia sangat bersifat teknis. Berdasarkan studi kasus selama ini kesalahan-kesalahan kecil yang paling sering dijumpai di bahwa ini:

1. Nomor Lompat

Penulisan skripsi pasti menerapkan penomoran. Seperti bilangan romawi, abjad, dan angka. Pencantuman nomor terkadang lompat tidak lurus dengan First Line (baris pertama).

2. Penomoran Bukan Lambang

Gunakan susunan dan urutan penomoran menurut pedoman. Penomoran atau numerik tidak diperkenankan menggunakan lambang.

3. Alinea Pertama Tidak 1 Tab

Hindari alinea pertama lebih atau kurang dari 1 Tab (6 karakter). Selalu mulailah aliena pertama setelah 6 karakter.

4. Tidak Konsisten Menulis Kata

Hindari penulisan kata yang tidak konsisten. Mislanya Al-Qur’an, Alqur’an, dan Alquran. Gunakan kontrol F dan lakukan Replace supaya penulisan kata konsisten.

5. Typo dalam Menulis Kata

Hindari typo dalam penulisan kata. Misalnya kata hadist yang benar adalah hadis. Gunakan Set Proofing Language untuk melacak typo sekaligus memperbaikinya secara otomatis.

6. Nama Orang Tidak Diawali Huruf Kapital

Penulis terkadang lupa nama orang tidak diawali huruf kapital atau huruf besar. Selain nama orang juga nama tempat harus diawali huruf kapital.

7. Kata Asing Tidak Italic

Kata asing hendaknya ditulis italic (miring). Sebaliknya justru terkadang ada kata yang tidak perlu italic tetapi ditulis italic.

8. Kalimat Tidak Tuntas

Terkadang masih ada kalimat yang belum tuntas. Sehingga kalimat tersebut tidak dipahami. Kalimat disebut bermakna bila mencakup subjek, predikat, dan objek serta keterangan. Terlepas apakah kalimat aktif maupun kalimat pasif. Hindari pula kalimat terlampau panjang tanpa terdapat koma sebagai jeda.

9. Rujukan Tidak Valid

Tidak valid dalam arti tidak otentik atau tidak sesuai. Misalnya rujukan buku tetapi dicantumkan artikel jurnal. Juga rujukan tidak lengkap tanpa mencantumkan penulis, tahun, judul, dan penerbit. Hindari pula penulisan judul rujukan seluruhnya huruf kapital.

Tegaslah menulis skripsi terkait erat dengan ketelitian sampai hal-hal teknis. Percayalah bahwa perhatian terhadap hal-hal kecil yang bersifat teknis pasti menghasilkan kerapian substansi isi. Selamat berlatih untuk yang sedang mengerjakan skripsi. Tetap semangat yakin bisa rapi dan teliti!

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Editorial Team

Baca Lainnya

Jangan Ragu, Yuk Submit Artikel

1 Februari 2023 - 13:19

Jalan Menuju Prestasi Ala Kelas Menulis

4 Januari 2023 - 15:39

Ruang Berbagi, Latihan Makalah dan Publikasi

7 April 2022 - 15:28

Keutamaan Artikel

22 Maret 2022 - 16:10

Aku, Mahasiswa dan Proses Kreatif Menulis

17 Februari 2022 - 19:09

7 Kiat Sukses Penerbitan Artikel Mahasiswa

5 Februari 2022 - 14:56

Trending di Nulis