Luar Biasa! Pengabdian Abu Yazid Al-Busthami pada Ibunya

- Editorial Team

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Aiz Luthfi, Pengajar di Pesantren Al-Mukhtariyyah, Subang, Jawa Barat.

SUNANGUNUNGDJATI.COM — Abu Yazid Thaifur bin Isa bin Syurusan Al-Busthami adalah seorang sufi dan ulama besar di zamannya. Saat masih muda, Abu Yazid mempunyai seorang ibu yang sangat ia cintai. Kecintaannya itu semakin memuncak ketika ia sedang mondok.

Kisah ini dikenang oleh Fariduddin Aththar, dalam kitab Tadzkiratul Auliya (Damaskus: Al-Maktabi, 2009), halaman 184-187.

Suatu hari, saat Abu Yazid sedang mengaji tafsir Al-Qur’an, gurunya menjelaskan Surat Luqman ayat 14:

اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ

“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku (kamu) kembali.”

Ayat itu berhasil menggetarkan hati Abu Yazid dan mengingatkan pada ibunya di rumah. Abu Yazid pun meminta izin kepada gurunya untuk pulang dan menemui ibunya. Setelah mendapatkan izin, ia pun bergegas pulang.

Melihat Abu Yazid ada di rumah, ibunya merasa kaget sekaligus heran.

“Thaifur, kenapa kamu pulang?” tanya sang ibu.

Abu Yazid kemudian menjelaskan bahwa ia sedang mengaji hingga pada Surat Luqman ayat 14 dan membuat hatinya bergetar.

“Aku tidak bisa menjalankan dua ibadah syukur dalam waktu yang bersamaan,” jawab Abu Yazid.

Melihat anak kesayangannya berada dalam kebimbangan antara merawat ibu dan mencari ilmu, sang ibu akhirnya membebaskan Abu Yazid atas semua kewajiban terhadapnya.

“Nak, aku bebaskan semua kewajibanmu kepadaku dan aku pasrahkan kamu kepada Allah. Pergilah dan jadilah seorang hamba Allah,” ucap sang ibu.

Sejak saat itu, Abu Yazid meninggalkan kota Bustham kemudian menjadi “santri kelana” yang merantau dari satu negeri ke negeri lain selama 30 tahun lamanya dan berguru kepada 113 guru spiritual. Hari-harinya dilalui dengan puasa dan tirakat hingga akhirnya ia menjadi seorang ulama sufi yang mempunyai pengaruh dalam dunia tasawuf.

Sebelumnya, masih dijelaskan dalam kitab yang sama, Abu Yazid pernah memegang tempat minum ibunya hingga berjam-jam.

Di suatu malam, ibu terbangun dan kehausan, namun ternyata stok air minum sudah habis. Abu Yazid pun keluar untuk mencari dan mengambil air. Saat sampai rumah ternyata ibunya kembali tertidur, dalam situasi tersebut Abu Yazid memutuskan untuk melawan rasa kantuk agar ibunya tidak kesulitan mendapatkan air minum.

“Nak, kenapa kamu belum tidur?” tanya ibu.

“Jika tidur, aku takut ibu tidak menemukan air minum ini,” jawab Abu Yazid.

Dari kisah ini dapat dipetik hikmah bahwa ridla dan doa orang tua, terlebih ridla dan doa seorang ibu sangat berarti dan dapat memengaruhi terhadap perjalanan kehidupan seseorang. Dengan berbakti kepada orang tua tentu akan mendapat keberuntungan dan keberkahan. Sebaliknya, durhaka terhadap orang tua bisa membawa malapetaka di dunia dan akhirat. Wallahu a‘lam.

Pos Terkait

Inilah Jejak Masa Kejayaan Sekolah Bersejarah Tamansiswa di Cirebon
7 Langkah Penguatan Kurikulum Glokalisasi Ala ICCL UIN Surakarta
Ayo Kuliah Lapangan Teologi Lingkungan Bareng Mahasiswa UIN Bandung di Pesantren Ath Thaariq
Inilah Kisah Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China Lewat Kesaktiannya
Miris! Begini Kondisi Gedung Kesenian Cirebon
Inilah 5 Peninggalan Sunan Gunung Jati yang Perlu Diketahui
2 Cara Optimalisasi Tools untuk Menulis. Yuk Kuasai Microsoft Word dan Mendeley!
Selamat Lebaran dalam Bahasa Sunda

Pos Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:57 WIB

Inilah Jejak Masa Kejayaan Sekolah Bersejarah Tamansiswa di Cirebon

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:25 WIB

7 Langkah Penguatan Kurikulum Glokalisasi Ala ICCL UIN Surakarta

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:33 WIB

Ayo Kuliah Lapangan Teologi Lingkungan Bareng Mahasiswa UIN Bandung di Pesantren Ath Thaariq

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:32 WIB

Inilah Kisah Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China Lewat Kesaktiannya

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:40 WIB

Miris! Begini Kondisi Gedung Kesenian Cirebon

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:29 WIB

Inilah 5 Peninggalan Sunan Gunung Jati yang Perlu Diketahui

Rabu, 24 April 2024 - 16:35 WIB

2 Cara Optimalisasi Tools untuk Menulis. Yuk Kuasai Microsoft Word dan Mendeley!

Kamis, 11 April 2024 - 13:55 WIB

Selamat Lebaran dalam Bahasa Sunda

Pos Terbaru

Reliji

Cerita Haji Baridin

Jumat, 21 Jun 2024 - 15:27 WIB

Reliji

Ibadah, Istiqamah dan Haji

Selasa, 18 Jun 2024 - 12:05 WIB