5 Tradisi Unik Budaya dan Kosmologi di Cirebon

- Editorial Team

Minggu, 11 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM

Walau didominasi oleh agama Islam, Cirebon memiliki ritual tradisi lokal yang cukup unik dan tidak pernah ditinggalkan. Apa saja yang menjadi ritual tersebut, berikut ritual-ritual yang dilansir oleh haloedukasi.com.

1. Tradisi Suroan

Tradisi ini dilakukan setiap bulan asyura. Ritual ini berkaitan erat dengan sejarah Islam dan kosmologi dalam hitungan weton dan primbon. Kraton Kanoman melakukan ritual ini dengan selametan bubur suro di bangsal paseban keraton. Ini juga tak lepas dilakukan dari peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah Islam.

2. Saparan

Dilakukan untuk memperingati bulan shafar, bulan kedua dalam kalender Islam dan Jawa. Bulan ini dipercaya banyak perkawinan binatang, sehingga sebaiknya tidak dilakukan acara pernikahan di masyarakat Cirebon. Selain itu, bulan safar juga dikenal dengan bulan malapetaka terkhusus di Rabu terakhir bulan ini. bentuk tradisi yang selalu dilakukan di bulan safar adalah membuat kue apem atau ngapem. Ini dilakukan untuk syukuran terlepas dari bulan malapateka atau safar ini.

3. Ngirap

Merupakan proses penyucian diri dari segala kesalahan dan dosa agar terlepas dari marabahaya. Masyarakat meyakini Sunan Kalijaga mandi di sungai Drajat dan berguru pada Sunan Djati untuk menghindari Rebo Wekasan. Yang akhirnya diikuti dan dijadikan tradisi oleh masyarakat, sehingga saat hari Rebo Wekasan beramai-ramai menuju pentilasan Sunan Kalijaga dan mandi di pemandiannya. Adat ini disebut Ngirab dengan arti bergerak membuang yang kotor.

4. Mauludan

Mauludan ini dilakukan dalam memeriahkan acara Maulid Nabi. Di Cirebon sendiri banyak upacara dilakukan saat maulid, salah satunya Upacara Panjang Jimat yang dilakukan saat puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Upacara ini biasanya dilakukan oleh tiga keraton Cirebon dan makan Sunan Gunung Djati. Upacara ini tidak hanya melibatkan beberapa orang saja, namun khalayak ramai. Upacara Panjang Jimat ini pada puncaknya dipimpin langsung oleh Sultan dan menyerahkan payung pusaka pada putra mahkota sebagai wakilnya dalam iring-iringan upacara panjang jimat. Barisan-barisan dalam iring-iringan ini juga memiliki artinya sendiri.

5. Rajaban

Dilakukan untuk memperingati Isra Mi’raj, tradisi ini berkenaan dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam sehari semalam dalam menerima aturan salat 5 waktu untuk seluruh muslim di dunia. Ini dilakukan dengan berziarah ke makam Plagon, pangeran Kejaksan yang dipercaya sebagai penyebar Islam di Cirebon.

Demikian tradisi-tradisi oleh masyarakat Cirebon yang masih tetap dilakukan hingga kini.

 

Pos Terkait

Ingin Tahu Organisasi Gerakan Islamis di Jawa Barat dan Banten. Yuk Baca Buku Ini!
Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama
Asyik! Kampung Moderasi Beragama Percontohan Bakal Ada di 34 Provinsi
Menag: Imlek Nasional Bukti Kepedulian Pemerintah kepada Umat Khonghucu
AICIS 2024: Saatnya Memotret Inisiatif Bangun Perdamaian
Begini Cerita Ajeng, Lakon ‘Weton’ Juara Festival Film Moderasi Beragama 2023
Inilah Sunan Gunung Jati, Raja yang Suka Blusukan dalam Berdakwah
Yuk Kenali Abdul Karim: Mengisi Kekosongan Pendidikan Agama

Pos Terkait

Jumat, 5 April 2024 - 08:57 WIB

Ingin Tahu Organisasi Gerakan Islamis di Jawa Barat dan Banten. Yuk Baca Buku Ini!

Senin, 4 Maret 2024 - 21:49 WIB

Media Miliki Peran Penting dalam Penguatan Moderasi Beragama

Rabu, 28 Februari 2024 - 16:21 WIB

Asyik! Kampung Moderasi Beragama Percontohan Bakal Ada di 34 Provinsi

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:12 WIB

Menag: Imlek Nasional Bukti Kepedulian Pemerintah kepada Umat Khonghucu

Rabu, 31 Januari 2024 - 22:12 WIB

AICIS 2024: Saatnya Memotret Inisiatif Bangun Perdamaian

Jumat, 5 Januari 2024 - 08:45 WIB

Begini Cerita Ajeng, Lakon ‘Weton’ Juara Festival Film Moderasi Beragama 2023

Rabu, 3 Januari 2024 - 16:07 WIB

Inilah Sunan Gunung Jati, Raja yang Suka Blusukan dalam Berdakwah

Minggu, 31 Desember 2023 - 07:19 WIB

Yuk Kenali Abdul Karim: Mengisi Kekosongan Pendidikan Agama

Pos Terbaru