Mengapa Publikasi Ilmiah Mahasiswa UIN Bandung Layak Dapat Apresiasi. Dekan: Itu Pekerjaan dan Pencapaian yang Berat!

- Editorial Team

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM

Telah menjadi kebijakan Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, memberikan apresiasi kepada mahasiswa dengan publikasi ilmiah paling produktif. Apresiasi ini biasanya diberikan dalam bentuk penghargaan pada acara Dies Natalis.

Publikasi ilmiah adalah terbitan artikel di jurnal ilmiah. Bagi mahasiswa jenjang sarjana, publikasi ilmiah merupakan pencapaian yang berat. Pernyataan ini dikemukakan oleh Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Disebut berat karena mahasiswa harus mengupayakan artikelnya terbit di jurnal ilmiah peringkat tertentu. Jurnal ilmiah nasional terbagi dua, yaitu jurnal nasional dan jurnal terakreditasi nasional. Jurnal yang disebutkan terakhir terbagi 6 (enam) menurut indeks Sinta (Science and Technology Index). Yaitu Sinta 1, Sinta 2, Sinta 3, Sinta 4, Sinta 5, dan Sinta 6. Selain itu, ada jurnal internsional reputasi global dan himpunan prosiding.

“Artikel mahasiswa bisa terbit di jurnal nasional sudah merupakan prestasi hebat. Terlebih terbit di jurnal terakreditasi nasional, maka hal itu prestasi luar biasa. Terlebih lagi tembus Sinta 2, maka hal itu sangat langka,” papar Dekan, Rabu (10/5/2023).

Sejak Tahun 2020 sampai 10 Mei 2023 tercapai 941 publikasi ilmiah mahasiswa di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sebarannya adalah jurnal nasional 256 artikel, jurnal Sinta 2 sebanyak 3 artikel, jurnal Sinta 3 sebanyak 29 artikel, jurnal Sinta 4 sebanyak 22 artikel, dan jurnal Sinta 5 sebanyak 24 artikel. Sebanyak 606 artikel terbit dalam himpunan prosiding. Bahkan, 1 artikel tembus di jurnal internasional reputasi global index Scopus yang merupakan hasil kemitraan Dosen dan Mahasiswa.

“Tentu merupakan pekerjaan yang berat bila artikel mahasiswa tembus di jurnal tertentu. Sebab, mahasiswa mesti menyiapkan artikel standar menurut ketentuan jurnal ilmiah. Termasuk di dalamnya memahami prosedur dan struktur penulisan artikel ilmiah serta praktik penggunaan manajemen pengutipan semisal Mendeley,” lanjutnya.

Tidak sampai di situ, mahasiswa juga mesti melakukan korespondensi dengan editor jurnal berbasis open system. Korespondensi di antaranya pengiriman artikel (submission), pelaksanaan revisi artikel hasil tinjauan reviewer, dan upload ulang hasil penyempurnaan.

“Teranglah bahwa publikasi ilmiah khusus bagi mahasiswa jenjang sarjana merupakan capaian yang berat. Juga biasanya proses tinjauan oleh reviewer menempuh waktu yang cukup panjang untuk mengasilkan kedalaman,” lanjutnya lagi.

Karena merupakan capaian yang berat, maka publikasi artikel mahasiswa di jurnal ilmiah layak mendapat apresiasi. Apresiasi ini telah berlangsung melalui kebijakan Rektor di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Mahasiswa yang artikelnya terbit di jurnal ilmiah layak diapresiasi. Ini menjadi pemantik terciptanya kultur akademik yang baik,” pungkas Dekan yang sekaligus Founder Kelas Menulis di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pos Terkait

Alhamdulillah Dapat 110.553 Formasi CASN, Menag Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden
Begini Kisah Duo Srikandi, Siaga Bantu Jemaah Haji di Nabawi
Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Teken Kerja Sama dengan UIN Yogyakarta
Ingat! Jemaah Dilarang Bentangkan Spanduk dan Bendera di Tanah Suci
Ayo Ikutan CPNS 2024, Kemenag Siapkan 1.378 Formasi Khusus IKN
Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Teken Kerja Sama dengan UIN Semarang
Asyik! Kemenag Beri Beasiswa Double Degree Mahasantri Ma’had Aly Ngampus di Malaysia
Pesan Menag : Layani Sesama, Rajut Kebersamaan

Pos Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 22:16 WIB

Alhamdulillah Dapat 110.553 Formasi CASN, Menag Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden

Senin, 27 Mei 2024 - 10:09 WIB

Begini Kisah Duo Srikandi, Siaga Bantu Jemaah Haji di Nabawi

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:34 WIB

Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Teken Kerja Sama dengan UIN Yogyakarta

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:03 WIB

Ingat! Jemaah Dilarang Bentangkan Spanduk dan Bendera di Tanah Suci

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:29 WIB

Ayo Ikutan CPNS 2024, Kemenag Siapkan 1.378 Formasi Khusus IKN

Senin, 13 Mei 2024 - 23:51 WIB

Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Teken Kerja Sama dengan UIN Semarang

Sabtu, 11 Mei 2024 - 13:25 WIB

Asyik! Kemenag Beri Beasiswa Double Degree Mahasantri Ma’had Aly Ngampus di Malaysia

Kamis, 9 Mei 2024 - 22:18 WIB

Pesan Menag : Layani Sesama, Rajut Kebersamaan

Pos Terbaru