Wujudkan Demokrasi yang Bersih, Hadirkan Kampung Anti-Politik Uang

- Editorial Team

Senin, 26 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM-Pembentukan kampung anti-politik uang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), diharapkan dapat memperkokoh komitmen masyarakat untuk mewujudkan demokrasi yang bersih dan bermartabat.

Hal tersebut disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Puadi, melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/12/2022).

“Dengan terbentuknya kampung anti-politik uang, diharapkan muncul kampung-kampung dengan karakter masyarakat yang memiliki kesadaran politik yang tinggi,” ujar  Puadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puadi mengingatkan praktik politik uang bukan hanya menjadi musuh besar bagi pelaksanaan demokrasi yang baik, melainkan pula musuh besar bagi pembangunan di suatu negara.

Menurut Puadi, pihaknya secara konsisten meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya politik uang.

“Bawaslu berusaha menyentuh ruang hati masyarakat untuk menolak politik uang, setidaknya untuk diri sendiri dan keluarga,” tambah Puadi.

Salah satu contoh kampung anti-politik uang itu adalah Desa Gunungsari yang terletak di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Sebelumnya, saat menghadiri Konsolidasi Nasional Bawaslu 2022 di Jakarta, Sabtu (17/12/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Bawaslu untuk melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya dalam mengawasi praktik politik uang, yang terjadi di lapangan setiap penyelenggaraan pemilu.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Jokowi mengakui politik uang menjadi “penyakit” setiap gelaran pesta demokrasi.

“Politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu. Kalau ada yang bilang enggak ada, saya tiap hari di lapangan. Saya pernah ikut Pilkada, pemilihan wali kota dua kali, pemilihan gubernur dua kali karena dua ronde, pemilihan presiden dua kali. Jadi, kalau ada yang membantah tidak ada, saya akan sampaikan apa adanya, ada,” kata presiden.

Presiden  meminta Bawaslu menggencarkan pendidikan politik untuk menjaga Pemilu 2024 yang berintegritas dan berkualitas tanpa politik uang.

Pos Terkait

Bambang Qomaruzzaman : Pemilu harus Diniatkan seperti Shalat
Doa dan Perubahan Sosial
Jelang Pemilu, Simak Baik-baik Ya Pesan Sunan Gunung Jati
Arah Pembangunan Indonesia
Bangkrutnya Era Politik Konvensional?
Tak Ada Yang Mencintai Indonesia
Politik ‘Sekularisme’ Maladewa?
Pengunduran Pemilu & Pilkada

Pos Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 12:40 WIB

Doa dan Perubahan Sosial

Kamis, 25 Januari 2024 - 11:08 WIB

Jelang Pemilu, Simak Baik-baik Ya Pesan Sunan Gunung Jati

Rabu, 9 Agustus 2023 - 08:30 WIB

Arah Pembangunan Indonesia

Minggu, 5 Februari 2023 - 21:42 WIB

Bangkrutnya Era Politik Konvensional?

Sabtu, 21 Januari 2023 - 12:34 WIB

Tak Ada Yang Mencintai Indonesia

Senin, 26 Desember 2022 - 23:58 WIB

Wujudkan Demokrasi yang Bersih, Hadirkan Kampung Anti-Politik Uang

Senin, 21 Maret 2022 - 16:17 WIB

Politik ‘Sekularisme’ Maladewa?

Kamis, 10 Maret 2022 - 10:41 WIB

Pengunduran Pemilu & Pilkada

Pos Terbaru

Reliji

Ingat! Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar 10 Maret 2024

Senin, 19 Feb 2024 - 23:42 WIB

Hikmah

Isra Mikraj, Komitmen Keimanan dan Kesalehan Sosial

Minggu, 11 Feb 2024 - 10:02 WIB