Staf Khusus Menag: Penghayat Kepercayaan Binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

- Editorial Team

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM-Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) berharap proses menikah, pengurusan umat yang meninggal, dan termasuk juga pendidikan agama di sekolah dapat dilaksanakan sesuai keyakinan mereka.

Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo menjelaskan, Penghayat Kepercayaan adalah binaan Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kemenag tidak memiliki kewenangan secara langsung untuk melakukan pembinaan terhadap aliran kepercayaan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wibowo, aliran kepercayaan saat ini memang sudah dapat dicatatkan dalam kolom KTP. Pada 2017, Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan gugatan empat penghayat kepercayaan, yaitu Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba, dan Carlim terkait Pasal 61 yang menjelaskan tentang pengisian kolom agama pada KTP. Atas gugatan itu, MK menyatakan bahwa kata ‘agama’ dalam Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) Undang-undang Nomor 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak termasuk ‘kepercayaan’.

“Keputusan MK bersifat final dan mengikat sehingga harus dipatuhi. Kementerian Agama tentu mematuhi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Aliran Kepercayaan,” jelasnya.

“Namun, regulasi mengatur bahwa Penghayat Kepercayaan adalah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bukan Kemenag. Dalam ketetapan MPR Nomor IV/MPR/ 1978 , Nomor II/MPR/ 1983 dan Nomor 11/ MPR/ 1988 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara antara lain ditetapkan bahwa kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tidak merupakan agama,” tandasnya.

Wibowo menambahkan, Kemendikbud juga telah menerbitkan Pedoman Pembinaan Teknis Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Salah satunya diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1991/1992.

Dikatakan, dalam bagian pendahuluan pedoman itu dijelaskan bahwa pembinaan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dilakukan dalam rangka pembangunan kebudayaan karena kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dalam kenyataannya memang merupakan bagian kebudayaan nasional yang hidup dan dihayati oleh sebagian bangsa Indonesia.

Pos Terkait

Resensi Buku Struktur Filosofis Artefak Sunda
Bupati Imron : TP PKK Kecamatan Jadi Garda Terdepan Wujudkan Keluarga Berkualitas
Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga, 5 Tempat Wisata yang Menarik di Kota Cirebon
5 Obat Mujarab Buat Alumni yang Rindu “Ngampus”
Saat Liburan ke Cirebon, Jangan Lupa Cicipi Empal Gentong Ala H. Irwan
Inilah 5 Rekomendasi Makanan Khas Cirebon yang Sering Diburu Pelancong
Populer di Pantura, Yuk Kenali Musik Tarling
Yuk Dakwah Digital Berbasis Moderasi Beragama

Pos Terkait

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:04 WIB

Resensi Buku Struktur Filosofis Artefak Sunda

Selasa, 23 Januari 2024 - 22:36 WIB

Bupati Imron : TP PKK Kecamatan Jadi Garda Terdepan Wujudkan Keluarga Berkualitas

Minggu, 21 Januari 2024 - 12:04 WIB

Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga, 5 Tempat Wisata yang Menarik di Kota Cirebon

Minggu, 14 Januari 2024 - 20:55 WIB

5 Obat Mujarab Buat Alumni yang Rindu “Ngampus”

Minggu, 7 Januari 2024 - 08:39 WIB

Saat Liburan ke Cirebon, Jangan Lupa Cicipi Empal Gentong Ala H. Irwan

Sabtu, 6 Januari 2024 - 08:35 WIB

Inilah 5 Rekomendasi Makanan Khas Cirebon yang Sering Diburu Pelancong

Selasa, 5 Desember 2023 - 11:29 WIB

Populer di Pantura, Yuk Kenali Musik Tarling

Rabu, 11 Oktober 2023 - 10:10 WIB

Yuk Dakwah Digital Berbasis Moderasi Beragama

Pos Terbaru

Reliji

Ingat! Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar 10 Maret 2024

Senin, 19 Feb 2024 - 23:42 WIB

Hikmah

Isra Mikraj, Komitmen Keimanan dan Kesalehan Sosial

Minggu, 11 Feb 2024 - 10:02 WIB