Inilah Fenomena Goyang Pantura : Benturan Antara Budaya dan Realita Hidup di Pinggiran Ibukota

- Editorial Team

Jumat, 1 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM-Goyang Pantura adalah sebuah fenomena budaya yang berkembang di sepanjang jalur Pantura di Jawa.

Dilansir dari Lensa Indonesia, goyang Pantura ini terkenal dengan musiknya yang khas dan gerakan dansanya yang unik, yang dianggap sebagai identitas khas dari budaya Pantura.

Goyang Pantura pertama kali muncul pada awal tahun 2000-an, ketika sejumlah penyanyi dangdut asal Jawa Timur mulai mencoba mengembangkan aliran musik yang lebih modern dan menggabungkan unsur-unsur musik tradisional Jawa dengan aliran musik pop dan rock.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses ke media sosial, Goyang Pantura kemudian menjadi semakin populer dan menyebar luas di seluruh Indonesia.

Musik dan gerakan dansa Goyang Pantura ini banyak dipentaskan dalam acara-acara musik dan hiburan di daerah-daerah sepanjang jalur Pantura.

Goyang Pantura sering kali diidentikkan dengan gerakan tubuh yang sensual dan gerakan pinggul yang khas, yang dianggap sebagai representasi dari kebebasan dan keceriaan hidup di Pantura.

Namun, beberapa kalangan juga mengkritik Goyang Pantura sebagai sebuah fenomena yang kurang sopan dan merusak moralitas masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Goyang Pantura telah menjadi bagian dari budaya populer Indonesia dan terus berkembang hingga saat ini.

Banyak penyanyi dangdut dan musisi lainnya yang mengadopsi aliran musik dan gerakan dansa Goyang Pantura ke dalam karya-karyanya, sehingga terus mengembangkan dan memperkuat identitas khas dari budaya Pantura.

Pos Terkait

Miliki Prestasi yang Membanggakan. 5 Sosok Kartini Muda yang Menginspirasi
Agar Tetap Bugar Setelah Lebaran, Yuk Lakukan 4 Olahraga Ringan
Pasca Lebaran, Peziarah Memadati Makam Sunan Gunung Jati
Inilah Panduan untuk Wisata Ziarah Haji dan Umrah
Seminar UIN Bandung Beberkan Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024
RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Tarawih dan Tadarus
Pemerintah Tetapkan Ramadan 12 Maret 2024, Menag: Junjung Tinggi Toleransi
Ini Tips Aman saat Pergi Liburan ke Tempat Wisata dan Mengunjungi Sanak Saudara?

Pos Terkait

Minggu, 21 April 2024 - 08:04 WIB

Miliki Prestasi yang Membanggakan. 5 Sosok Kartini Muda yang Menginspirasi

Selasa, 16 April 2024 - 07:30 WIB

Agar Tetap Bugar Setelah Lebaran, Yuk Lakukan 4 Olahraga Ringan

Sabtu, 13 April 2024 - 23:16 WIB

Pasca Lebaran, Peziarah Memadati Makam Sunan Gunung Jati

Minggu, 31 Maret 2024 - 07:30 WIB

Inilah Panduan untuk Wisata Ziarah Haji dan Umrah

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:46 WIB

Seminar UIN Bandung Beberkan Drama Komunikasi Politik Pasca Pilpres 2024

Senin, 25 Maret 2024 - 09:48 WIB

RAMADAN DI TATAR SUNDA (7) : Tarawih dan Tadarus

Minggu, 10 Maret 2024 - 22:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Ramadan 12 Maret 2024, Menag: Junjung Tinggi Toleransi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 14:19 WIB

Ini Tips Aman saat Pergi Liburan ke Tempat Wisata dan Mengunjungi Sanak Saudara?

Pos Terbaru

Reliji

5 Nilai Orang Bertakwa Pasca Idul Fitri

Jumat, 19 Apr 2024 - 09:45 WIB

Nulis

6 Etika Silaturrahim

Kamis, 18 Apr 2024 - 07:30 WIB