Bikin Geger Kesultanan Cirebon, Kisah Putra Sunan Gunung Jati Pangeran Jaya Kelana

- Editorial Team

Rabu, 28 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM-

Putra Sunan Gunung Jati yakni Pangeran Jaya Kelana membuat geger Kesultanan Cirebon .

Pangeran Jaya Kelana yang dikenal memiliki kenakalan merupakan putra dari pernikahan Sunan Gunung Jati dengan Nyi Syarifah Baghdad.

Dikutip dari Portal Majalengka, Pangeran Jaya Kelana tidak seperti saudaranya Pangeran Brata Kelana dikenal anak baik dan penurut.

Kenakalan Pangeran Jaya Kelana juga membuat geger kesultanan Cirebon.

Kisah kenakalan putra Sunan Gunung Jati Pangeran Jaya Kelana terdapat di dalam Naskah sejarah kuno Mertasinga.

Diceritakan Pangeran Jaya Kelana sebagai sosok yang suka iri hati terhadap anak saudagar kaya di Cirebon.

Iri hati itu dikarenakan anak-anak saudagar tersebut bergelimang harta.

Mereka juga memiliki pakaian bagus-bagus dan uang yang sangat banyak.

Sedangkan Pangeran Jaya Kelana yang anak Sultan Cirebon justru malah diwajibkan hidup sederhana.

Oleh sebab itu, Pangeran Jaya Kelana memutuskan untuk terjun dalam bidang perdagangan.

Singkat cerita Pangeran Jaya Kelana pun berhasil menjadi kaya.

Namun harta yang dimiliki sang Pangeran ternyata tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan saudagar yang memiliki kapal.

Hingga pada suatu waktu, para saudagar yang memiliki kapal akan melakukan kegiatan jual beli ke seberang.

Kegiatan tersebut bertujuajbehingga mendapatkan untung besar.

Pangeran Jaya Kelana yang merasa iri hati, kemudian meniatkan diri agar lebih hebat dari saudagar lainnya.

Pangeran Jaya Kelana pun memutuskan untuk berdagang dengan berlayar ke luar Pulau Jawa.

Namun malang bagi Pangeran Jaya Kelana, ditengah lautan kapalnya dihantam gelombang hingga hancur.

Semua dagangan yang ia bawa musnah seluruhnya, beruntung Pangeran Jaya Kelana masih bisa selamat dari maut.

Mendapati anaknya telah dianggap sudah cinta dunia, Ibunda sang pangeran Nyimas Rara Jati atau Syarifah Baghdad bersedih.

Ia kemudian menasihati anaknya untuk tidak serakah dan tamak, dan tidak lagi berdagang hingga keluar pulau Jawa.

Setelah mendapatkan nasihat, Pangeran Jaya Kelana kemudian menurutinya dengan berhenti berdagang.

Pos Terkait

Inilah Jejak Masa Kejayaan Sekolah Bersejarah Tamansiswa di Cirebon
7 Langkah Penguatan Kurikulum Glokalisasi Ala ICCL UIN Surakarta
Ayo Kuliah Lapangan Teologi Lingkungan Bareng Mahasiswa UIN Bandung di Pesantren Ath Thaariq
Inilah Kisah Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China Lewat Kesaktiannya
Miris! Begini Kondisi Gedung Kesenian Cirebon
Inilah 5 Peninggalan Sunan Gunung Jati yang Perlu Diketahui
2 Cara Optimalisasi Tools untuk Menulis. Yuk Kuasai Microsoft Word dan Mendeley!
Selamat Lebaran dalam Bahasa Sunda

Pos Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:57 WIB

Inilah Jejak Masa Kejayaan Sekolah Bersejarah Tamansiswa di Cirebon

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:25 WIB

7 Langkah Penguatan Kurikulum Glokalisasi Ala ICCL UIN Surakarta

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:33 WIB

Ayo Kuliah Lapangan Teologi Lingkungan Bareng Mahasiswa UIN Bandung di Pesantren Ath Thaariq

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:32 WIB

Inilah Kisah Sunan Gunung Jati Islamkan Patih dan Banyak Warga di China Lewat Kesaktiannya

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:40 WIB

Miris! Begini Kondisi Gedung Kesenian Cirebon

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:29 WIB

Inilah 5 Peninggalan Sunan Gunung Jati yang Perlu Diketahui

Rabu, 24 April 2024 - 16:35 WIB

2 Cara Optimalisasi Tools untuk Menulis. Yuk Kuasai Microsoft Word dan Mendeley!

Kamis, 11 April 2024 - 13:55 WIB

Selamat Lebaran dalam Bahasa Sunda

Pos Terbaru