Begini Cara Akuntasi Syariah UIN Bandung Agar Lulusannya Siap Berdaya Saing

- Editorial Team

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNANGUNUNGDJATI.COM — Upaya pengembangan lulusan berdaya saing, Program Studi (Prodi) Akuntasi Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dr. Asep Ghofir Ali, SE., M.Ag, CParb., dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekuitas di Aula FEBI.

Foccus Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Wakil Dekan I, Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., CIIQA., CIELP ini fokus membahas tentang profil, capaian profil lulusan dan mata kuliah.

Dalam sambutannya, Dr. Iwan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, FGD Program Studi Akuntansi Syariah dilakukan dalam rangka menyesuaikan antara visi dan misi Universitas, Fakultas dan Jurusan, sehingga menjadi acuan dalam merumuskan, menentukan Profil Lulusan Program Studi (PLPS), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

“Ini merupakan kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja selama mahasiswa menempuh suatu mata kuliah,” tegas Iwan dalam keterangannya, Rabu (3/4/2024).

Akuntansi Syariah merupakan salah satu bidang akuntansi yang fokus pada dua hal: akuntabilitas dan pelaporan. Pertama, Akuntabilitas tercermin dari tauhid, dengan melakukan berbagai aktivitas ekonomi sesuai dengan ketentuan Islam.

Kedua, pelaporan merupakan bentuk dari pertanggungjawaban kepada Allah SWT dan manusia. Jurusan Akuntansi Syariah mempelajari tentang perekonomian syariah, perpajakan, auditing, teori akuntansi Islam, informasi teknologi, sistem analisis, informasi perbankan syariah. Profesi akuntansi ini sangat menjanjikan masyarakat yang nantinya berkecimpung di dunia perekonomian, karena ilmu akuntansi akan sangat diperlukan di berbagai bidang, baik itu bisnis atau instansi pemerintah.

Dalam pemaparannya, Dr. Asep Ghofir Ali, menegaskan lulusan akuntansi paling tidak ada lima: profesi akuntan, pengelola lembaga keuangan syariah, konsultan akuntansi syariah, konsultan pajak dan konsultan keuangan.

Untuk profesi akuntan meliputi akuntan manajemen, akuntan internal, akuntan publik, akuntan pemerintah, akuntan pendidik dan peneliti, akuntan perdagangan, akuntan asuransi akuntan industri.

Sedangkan untuk pengelola lembaga keuangan syariah bisa meliputi: menyusun laporan keuangan, menganalisis laporan keuangan, audit laporan keuangan, “Evaluasi kinerja keuangan lembaga keuangan syariah bank dan non bank, audit informasi teknologi, analis pembiayaan, manajemen dana bank, manajemen risiko dan strategi planning,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip dasar akuntan itu integritas, terampil, inovatif, profesional, berdaya saing.

Prinsip dasar etika akuntan itu integritas, meliputi bersikap lugas, jujur; objektivitas, dengan menerapkan pertimbangan profesional tanpa kompromi; kompetensi dan kehati-hatian; profesional, kerahasian dan perilaku profesional.

Mengenai profil lulusan ada dua: Pertama, Akademisi dalam bidang akuntansi adalah profil lulusan Sarjana Akuntansi Syariah yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir serta mampu memberikan jasa pelayanan pendidikan akuntansi syariah kepada masyarakat sesuai dengan ajaran dan etika Islam, keilmuan dan keahlian serta regulasi yang relevan

Kedua, Auditor laporan keuangan adalah profil lulusan yang dapat melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM menjelaskan FGD ini diselenggarakan, selain untuk silaturahmi, juga untuk meminta masukan mengenai profil dalam CPL Prodi Akuntansi. “Sehingga diharapkan prodi Akuntansi menjadi lebih baik dan mampu menghasilkan lulusan yang siap pakai dan mampu bersaing lebih baik dan lebih unggul di dunia kerja,” pungkasnya.

Pos Terkait

Yuk Ikutan Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2024 Dibuka. Daftar di Sini Aja!
Ingat, Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Kuliah Umum FST UIN Bandung : Pentingnya Pendidikan Integritas dan Antikorupsi, Yuk Mulai dari Diri Sendiri
Inspiratif! Begini Kisah Pejuang Adhi Djati Utama dari Tanah Papua
Eco Enzyme, Produk Luaran PkM Pendidikan Biologi UIN Bandung – BAZNAS Jabar di Desa Genteng Sumedang
Begini Kesaksian Gunung Djati. Mimbar Bebas dan 5 Pernyataan Sikap
Sambut UIN SSC, IAIN Cirebon Komitmen Penguatan Nilai Keislaman dan Keilmuan sebagai Pondasi Peradaban
Aan Jaelani: Perkuat Keterlibatan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam PMB PTKIN 2024

Pos Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 07:54 WIB

Yuk Ikutan Program Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam 2024 Dibuka. Daftar di Sini Aja!

Senin, 15 April 2024 - 16:42 WIB

Ingat, Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Tradisi Halal Bihalal

Rabu, 3 April 2024 - 16:59 WIB

Begini Cara Akuntasi Syariah UIN Bandung Agar Lulusannya Siap Berdaya Saing

Rabu, 27 Maret 2024 - 11:05 WIB

Kuliah Umum FST UIN Bandung : Pentingnya Pendidikan Integritas dan Antikorupsi, Yuk Mulai dari Diri Sendiri

Senin, 11 Maret 2024 - 14:09 WIB

Inspiratif! Begini Kisah Pejuang Adhi Djati Utama dari Tanah Papua

Minggu, 25 Februari 2024 - 12:30 WIB

Eco Enzyme, Produk Luaran PkM Pendidikan Biologi UIN Bandung – BAZNAS Jabar di Desa Genteng Sumedang

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:41 WIB

Begini Kesaksian Gunung Djati. Mimbar Bebas dan 5 Pernyataan Sikap

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:46 WIB

Sambut UIN SSC, IAIN Cirebon Komitmen Penguatan Nilai Keislaman dan Keilmuan sebagai Pondasi Peradaban

Pos Terbaru

Reliji

5 Nilai Orang Bertakwa Pasca Idul Fitri

Jumat, 19 Apr 2024 - 09:45 WIB

Nulis

6 Etika Silaturrahim

Kamis, 18 Apr 2024 - 07:30 WIB